Bareskrim Sebut Sindikat Judi Online Bermuatan Porno Dikendalikan WN Taiwan

Bareskrim Sebut Sindikat Judi Online Bermuatan Porno Dikendalikan WN Taiwan

Pengungkapan Sindikat Judi Online Bermuatan Porno

Bareskrim Polri baru-baru ini mengungkap jaringan sindikat judi online yang juga memuat konten pornografi. Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan warga negara Taiwan sebagai pengendali utama operasi. Hal itu di sampaikan oleh Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dalam jumpa pers di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Kemudian yang datang ke Indonesia dan melakukan praktik judi online mereka memiliki server yang berada di Taiwan dan kantor operasional yang berada di Tangerang, Karawaci.Bareskrim kemudian melakukan penyelidikan mendalam, melibatkan tim ahli di bidang cyber crime. Berdasarkan penyidikan, kata Djuhandani, praktik perjudian online tersebut sudah berlangsung sejak Desember 2023 hingga April 2024. Dia mengungkap perputaran uang pada kasus judi online melalui aplikasi streaming itu mencapai Rp 500 miliar.

Dalam kasus dua situs judi online itu, Djuhandani menyebut pihaknya telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka, yakni CCW, SM, WAN, KA, AIH, NH, DT, dan ST. Pengungkapan tindak pidana tersebut, kata Djuhandhani, di lakukan di 6 provinsi, yakni di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, dan Sulawesi Selatan.

Operasi penangkapan dan penggerebekan di lakukan secara terkoordinasi di beberapa lokasi. Tim Bareskrim berhasil menangkap sejumlah tersangka yang terlibat langsung dalam pengoperasian situs judi online ini. Akibat perbuatannya, para pelaku di jerat dengan Pasal 303 KUHP dan/atau Pasal 45 ayat 1 dan 3 jo 27 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar.