Kapolri Diminta Tambah Kuota Rekrutmen Tamtama dan Bintara di Maluku

Rekrutmen Tamtama dan Bintara di Maluku

Alasan Penambahan Kuota Rekrutmen di Maluku

 

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di minta menambah kuota rekrutmen anggota Polri jenjang Bintara dan Tamtama di Polda Maluku. Sebab, Maluku di anggap daerah rawan konflik vertikal maupun horizontal.Saat ini, jumlah personel polisi di Maluku masih terbatas, yang mengakibatkan beberapa wilayah mengalami kekurangan tenaga keamanan. Keterbatasan jumlah personel ini berdampak langsung pada efektivitas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan jumlah personel yang tidak memadai, respon terhadap insiden kejahatan dan konflik sosial menjadi lebih lambat, yang pada akhirnya dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Salah satu yang perlu menjadi pertimbangan untuk penambahan kuota calon anggota Polri itu adalah masalah geografis. “Maluku dengan pertimbangan geografis sebagai provinsi kepulauan serta banyak terjadi konflik antara warga, desa dan suka sangat miris kalau setiap tahun diberikan kuota yang sedikit,Dengan menambah kuota rekrutmen, di harapkan dapat meningkatkan kapasitas kepolisian dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Langkah ini bukan hanya akan memperkuat penegakan hukum, tetapi juga meningkatkan rasa aman dan ketertiban di seluruh wilayah Maluku.

Di Maluku ini sering terjadi konflik dan hampir setiap tahun, banyak pos-pos polisi yang di isi kurang dari 10 personel, sangat riskan jika Maluku hanya di berikan kuota Tamtama dan Polri sangat sedikit di banding dengan polda-polda lain.

Perspektif dari berbagai pihak juga menunjukkan dukungan yang kuat terhadap kebijakan ini. Tokoh masyarakat dan pemerintah daerah melihat penambahan personel kepolisian sebagai langkah positif untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan warga. Sementara itu, aparat kepolisian sendiri menyambut baik kebijakan ini karena dapat membantu mereka menjalankan tugas dengan lebih efektif dan efisien. Kebijakan ini, dengan demikian, di harapkan tidak hanya memperkuat institusi kepolisian, tetapi juga memberikan manfaat yang luas bagi seluruh masyarakat Maluku.